Pelaksanaan UASBN Ditengah Pandemi Covid-19 Kepsek SDN II Kunjungi Siswa Sampai di Kebun

LIPUTANBMR.COM, BOLSEL– Walaupun dalam situasi darurat Pandemi Covid-19 atau yang lebih di kenal dengan Virus Corona tidak menghilang semangat para guru di seluruh Indonesia dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab sebagai tenaga pendidik. Semua sekolah baik tingkat SD sampai SMA di seluruh Indonesia melaksanakan Ujian Akhir Sekolah Berstandar Nasional (UASBN) di rumah.

Pelaksaan ujian di rumah ini sesuai dengan Surat Edaran dari Nadiem Anwar Makarim selaku Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nomor 4 Tahun 2020 tentang Pelaksanaan Pendidikan Dalam Masa Darurat Coronavirus Disease (Covid-19).

Sekolah Dasar Negeri (SDN) II Desa Tolondadu adalah salah satu sekolah SD yang ada di kabupaten Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel), Kecamatan Bolaang Uki. melaksanakan Ujian Akhir Sekolah berstandar Nasional (UASBN) di Rumah.

Tampak Kepsek SDN II Tolondadu Ismet Ibura, S.Pd bersama Guru-guru meninjau langsung pelaksanan UASBN di rumah Siswa.

Kepala Sekolah Ismet Ibura, S.Pd bersama guru-guru SDN II Tolondadu meninjau secara langsung pelaksanaan UASBN yang di laksanakan di rumah masing masing Siswa/siwsi. Bahkan Ismet Ibura meninjau siswanya yang sedang ujian hingga ke rumah yang berada di kebun Senin (11/5/2020) di desa Tolondadu.

Kepala sekolah SDN II Tolondadu Ismet Ibura mengatakan bahwa semua siswa dan siswi berhak dan wajib mengikuti ujian tersebut.

“Oleh karna itu kami turun untuk memastikan, jangan sampai ada yang tak ikut ujian, jangan sampai kita terlena dan anak-anak tidak diperhatikan,” ucap Ismet Ibura kepada awak media.

salah satu dewan Guru SDN II Tolondadu, Hermanto Laode menambahkan bahwa semua guru di sekolah tersebut diminta untuk mengawasi siswa dan siswinya yang sedang ujian, sedangkan siswa yang dikunjungi di rumah kebunnya tersebut bernama Sera Hulukati.

“Kami semua diminta untuk memonitoring ujian hari ini di rumah – rumah siswa dan siswi SDN II Tolondadu, sedangkan siswi yang tinggal di kebun itu namanya Sera Hulukati,” ungkap Pak Guru Manto sapaan akrabnya. (2M)

Komentar Facebook

Komentar

Tinggalkan Komentar

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib diisi *

*