Diduga Salah Satu Paslon di Bolsel Manfaatkan Bantuan BNPB Untuk Kepentingan Pilkada

LiputanBMR.com, Bolsel – Paket bantuan yang berlogo BNPB (Badan Nasional Penanggulangan Bencana) Beredar di Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel), beberapa hari lalu.

Dari informasi yang di himpun oleh awak media bahwa bantuan tersebut ternyata dibawa oleh salah satu anggota DPR RI dari Partai Nasdem yang tak lain adalah Ketua Komisi IX Felly Estelita Runtuwene (FER) saat kegiatan reses.

Paket bantuan tersebut dikemas di kantong berwarna putih, mengunakan logo BNPB dengan bertuliskan Bantuan Dana Siap Pakai BNPB, di sebelah kantong itu juga bertuliskan Paket Bahan Pangan Tambahan Bagi Nakes dan Non Nakes Bukan ASN Pada Pandemi Covid-19.

Diduga bantua yang menggunakan logo BNPB tersebut di manfaatkan oleh salah satu pasangan calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel) untuk kepentingan pilkada, sebab bantuan tersebut bukan di salurkan oleh BPBD Bolsel, justrus bantuan itu di salurkan oleh Tim Sukses dari Paslon Riski.

Salah satu masyarakat desa lion Sistin Botutihe mengatakan bahwa bantuan yang berlogo BNPB yang di kemas dalam kantong putih tersebut terdiri dari 1 bungkus kacang ijo, 1 bungkus tepung terigu, 2 ikan kaleng, 1 bungkus kacang tanah dan minyak kelapa di salurkan oleh tim dari Paslon Riski tampa dampingan dari Pemkab Bolsel dalam hal ini BPBD.

“ bantuan ini saya terima di molibagu kemarin siang (Senin). saya ke bank yang di Molibagu untuk menggurus rekening milik saya yang mau di buatkan kartu ATM, kebetulan posko pemenangan paslon riski tidak jauh dari bank yang saya tempati menggurus kartu ATM, saya melihat hari itu tim sukses dari Paslon riski sedang sibuk memindahkan bantuan yang ber logo BNPB tersebut dari posko pemenangan paslon Riski ke beberapa mobil pick up dan 1 mobil penumpang/takxi, waktu itu saya hanya bercanda kepada salah satu tim riski dengan candaan “eh kayanya mobadapa tampias (sisa) bantua ini ”. Salah satu dari tim riski menjawab boleh dapat bantuan akan tetapi harus menyerahkan KTP untu di photo sebagai bukti menerima. Saya tidak memberikan KTP saya untuk di photo, sebab penyaluran bantuan tersebut tidak ada satupun dari Pemda/BPBD bolsel yang mengawal bantuan itu, apalagi sekarang momen polit, jadi saya takut meberikan KTP saya untuk di photo oleh tim Paslon Riski yang menyalurkan bantuan BNPB tersebut. ” ucap Sistin kepada awak media saat di konfirmasi. Rabu (21/10/2020)

Sistin juga mengatakan bahwa bantuan BNPB ini sudah salah di gunakan, semestinya bantuan bencana alam untuk membantu masyarakat yang terkena bencana alam bukan untuk kepentingan pilkada/politik.

“ menurut saya bahwa bantuan yang di serahkan oleh tim sukses dari Paslon Riski ini aga aneh, masa bantua yang berlogo BNPB di manfaatkan untuk politik. Salah satu tim sukses dari Paslon Riski mengatakan kepada saya kalau boleh nanti suara (pilihannya/hak pilih) di bagi, maksudnya jika di rumahnya terdapat 4 wajib pilih, 2 wajip pilih untuk Paslon Riski dan 2 wajib pilih untuk BerKAH biar adil. ” ungkapnya

Tanggapan BPBD Bolsel terkait bantuan BNPB

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bolsel Daanan Mokodompit mengatakan, dirinya tidak tau menahu dengan bantuan yang berlabel BNPB dan disalurkan tanpa melibatkan pihaknya.

“ Kami tidak mendapat informasi soal penyaluran bantuan itu. Kalau bantuan yang kami dapatkan dari BNPB terkait dengan Covid-19 maupun bencana alam beberapa waktu lalu, sudah tersalurkan semuanya. Sejauh ini, bantuan dari BNPB diberikan ke Pemkab melalui BPBD Bolsel, artinya tetap satu pintu dari atas, ” katanya, di kutip dari detiksulawesi.com

Dirinya menjelaskan, sudah melakukan koordinasi dengan pihak BNPB dan mereka tidak tahu menahu terkait bantuan tersebut.

“ Kita sudah koordinasi dengan bantuan yang mengatasnamanakan BNPB itu dan mereka tidak tahu sama sekali. Apalagi sampai melibatkan Timses Paslon, ” beber Daanan.

Dalam kutipan detiksulawesi.com Pihak BNPB katanya, pasca dikoordinasikan terkait hal itu, akan melakukan peninjauan serta kroscek dilapangan.

“ Nanti pihak BNPB akan menurunkan tim dan melakukan kroscek dilapangan terkait bantuan itu. Yang jelas, tidak ada bantuan dari BNPB yang melibatkan Paslon, ” tutupnya.

(2M)

Bagikan Berita ini

Komentar Facebook

Komentar