LiputanBMR.com, Bolmut –
Lihat saja proyek pembangunan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) yang ada di Desa Paku Kecamatan Bolangitang Barat Kabupaten Bolaang Mongondow Utara (Bolmut). Pekerjaan yang dilaksanakan pada tahun 2016 ini dengan bandrol Rp 1.4 Milliar ini hingga kini tidak berfungsi sama sekali.
Akibatnya proyek yang dikerjakan oleh CV Agung ini dan melekat pada Satuan Kerja Pengembangan Sistem Penyediaan Air Minum Provinsi Sulut ini pun dianggap masyarakat Paku sangat mubajir.
“Ini merupakan proyek yang sangat mubajir, sebab kami masyarakat tidak merasakan hasil dari Sistem Penyediaan Air Minum sama sekali, sehingga itu kami meminta kepada bapak Gubernur dan wakil gubernur untuk mengevaluasi satuan terkait,” tandas sejumlah masyarakat Paku yang enggan dikorankan namanya.
Menurutnya, saat ini air yang diharapkan mengalir ke rumah masyarakat dari awal hingga kini masyarakat tidak merasakannya, padahal sumber air yang ada sangat memenuhi syarat. “Kami khawatir jika pekerjaan yang dilaksanakan oleh pihak kontraktor asal-asalan saja, sehingga sampai saat ini air tidak mengalir,” tambah mereka.
Sementara itu Sangadi Paku Masudi Gobel, saat konfirmasi pada Minggu 1 Okt kemarin di Balai Desa setempat, mengatakan,”pekerjaan proyek sistem penyediaan air minum (SPAM) ini tidak selesai dan tidak diketahui secara pasti penyebab tidak selesainya pekerjaan ini tetapi keberadaan proyek tersebut suda di PHO oleh Dinas PU provinsi.”ini merupakan hal sangat aneh sebuah pekerjaan yang tidak selesai namun suda diPHO ada apa sebenarnya, “kata Sangadi penu kesal.
(IRM,#AnakDesa)
LIPUTAN BMR | Keseimbangan Informasi Liputan Berita MasRakat
