LiputanBMR, Bolmong – Menjelang menghadapi Hajatan besar pesta Demokrasi dikabupaten Bolaang Mongondow tahun 2017 nanti, maka Bupati Hi Salihi B Mokodongan mengingatkan kepada para aparatur sipil negara untuk tidak terlibat dalam praktek politik praktis.
Menurut Salihi, Para ASN sebaiknya tetap fokus melaksanakan tugas tugasnya sebagai abdi negara dan daerah, yakni memberikan pelayanan yang maksimal kepada warga masyarakat.
“Saya meminta kepada ASN untuk bekerja sesuai dengan amanah yang diberikan yakni melaksanakan tanggungjawabnya sebagai abdi negara dan pelayan masyarakat.
Bupati Salihi Mokodongan mengatakan bahwa hal tersebut perlu disampaikan sebagai bentuk penegasan sebab saat ini masa kepemimpinan dirinya bersama Wakil Bupati Yanny Ronny Tuuk STh MM, tinggal tiga bulan lagi.
“Kabupaten Bolmong akan menghadapi hajatan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada). Dan besar harapan saya kepada ASN untuk tetap melaksanakan tugas dan tak terlibat kegiatan politik praktis,” ucap Salihi Mokodongan
Lebih lanjut Bupati Salihi mengatakan, kondisi politik di Bolmong saat ini perlahan mulai ramai serta hangat dibicarakan dikalangan masyarakat, oleh sebab itu dirinya mengingatkan agar ASN jangan terjebak ke politik praktis.
“Dalam undang –undang sangat jelas pelarangan kepada para ASN, untuk tidak terlibat dalam politik praktis, sebab konsekwensinya bisa mendapatkan sanksi berat,” tambahnya
Sementara itu Hal yang sama dikemukakan oleh Sekertaris Daerah (Sekda) Drs Ashari Sugeha, selaku panglima ASN dilingkup Pemkab Bolmong, “ sebaiknya selaku aparatur pemerintah, harus bertindak netral, selaku aparatur pemerintah, sebaiknya hindari berpolitik praktis. Dengan kata kasar, jangan terlibat langsung dalam politik,” tegasnya.
Peliput: R_Th
LIPUTAN BMR | Keseimbangan Informasi Liputan Berita MasRakat
