BATAM — Pertumbuhan industri data center di Batam mulai diantisipasi dari sisi kebutuhan air. Pemerintah Kota Batam bersama BP Batam mendorong penggunaan teknologi Sea Water Reverse Osmosis (SWRO) agar kebutuhan air industri tidak membebani pasokan dari waduk yang digunakan masyarakat.
Wali Kota Batam sekaligus Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, mengatakan industri yang membutuhkan air dalam jumlah besar diarahkan memiliki sumber air mandiri, terutama melalui pengolahan air laut.
“Investasi tentu kita dorong terus tumbuh di Batam. Namun, kebutuhan pendukungnya juga harus disiapkan secara baik. Untuk industri yang membutuhkan air dalam jumlah besar, kita mendorong agar dapat memenuhi kebutuhannya melalui sumber air mandiri dengan teknologi SWRO,” kata Amsakar, Jumat (25/9/2026).
Langkah tersebut menjadi penting seiring berkembangnya investasi data center di Batam. Dari sekitar 10 rencana pengembangan, satu data center disebut telah beroperasi dan menyambut skema penyediaan air secara mandiri.
Dalam dua hingga tiga tahun mendatang, kapasitas produksi air dari SWRO diproyeksikan bertambah sekitar 750 liter per detik pada tahap awal dan selanjutnya mencapai sekitar 1.000 liter per detik. Fasilitas tersebut direncanakan berada di dua kawasan, yakni KEK Nongsa dan kawasan industri Kabil.
Amsakar menilai penggunaan SWRO dapat menjaga kebutuhan industri tanpa mengurangi kapasitas air waduk bagi masyarakat. Bahkan, apabila produksi air olahan nantinya melampaui kebutuhan data center, kelebihan kapasitas berpeluang dimanfaatkan untuk kebutuhan masyarakat dengan mempertimbangkan kualitas air serta kesiapan jaringan distribusi.
Pengembangan sumber air baru itu juga diproyeksikan menjadi bagian dari antisipasi meningkatnya kebutuhan air Batam seiring pertumbuhan kawasan perkotaan dan investasi.
Di sisi lain, perkembangan industri data center dinilai berpotensi memberikan dampak ekonomi lebih luas, mulai dari kegiatan konstruksi, penyerapan tenaga profesional hingga tumbuhnya berbagai sektor usaha pendukung. (Wendy)
LIPUTAN BMR | Keseimbangan Informasi Liputan Berita MasRakat
