LIPUTANBMR.COM, KOTAMOBAGU– Pemerintah Kota (Pemkot) Kotamobagu melalui Dinas Pertanian dan Perikanan (Disperkan) terus mendorong peningkatan sektor pertanian di wilayahnya.
Hal ini tercermin dari bantuan dua bangunan pengering padi petani yang dibangun di desa Moyag Todulan dan Desa Poyowa Kecil.
Menurut Kepala Disperkan Kotamobagu melalui Kabid Tanaman Pangan dan Holtikultura, Ramjan Mokoginta,
bantuan bangunan pengering padi dengan ukuran 8×20 meter persegi itu dianggarkan melalui APBD dengan pagu anggaran sekitar Rp 200 juta per bangunan.
“Unit pengering tersebut sangat membantu petani padi, apalagi cuaca yang sering hujan. Jika menggunakan bangunan pengering ini, padi milik petani bisa kering dalam jangka waktu sekitar dua hari saja,” ujar Ramjan
Menurutnya, bangunan unit pengering ini sebenarnya juga bisa digunakan untuk mengeringkan jagung, kopi, coklat, dan tanaman pangan lain.
“Tapi bantuan tersebut khusus untuk petani padi, nanti kalau belum digunakan petani padi, bisa digunakan untuk mengeringkan tanaman jenis lain,” tandasnya.(*/Hendrawan)
LIPUTAN BMR | Keseimbangan Informasi Liputan Berita MasRakat
