Tahlis : Gaji Perangkat Desa Turun Bukan Kebijakan Internal Daerah Tapi Dari Pusat

LIPUTANBMR.COM, BOLMONG — Tahun ini gaji dan tunjangan Perangkat Desa di Kabupaten Bolmong mengalami penurunan, adapun penyebabnya karena krisis ekonomi yang di alami oleh Negara Indonesia.

Hal ini disampaikan oleh Sekretaris Daerah Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow, Tahlis Gallang, SIP, MM kepada awak media, Senin, 20/02/2023 di Lolak.

Tahlis menerangkan bahwa dampak krisis ekonomi yang di alami negara mengakibatkan perubahan rumus pada tata kelola keuangan.

” ADD itu di ambil dari 10 persennya DAU (Dana Alokasi Umum) di tambah DBH (Dana Bagi Hasil), dan oleh karena adanya rumusan baru secara nasional pada DAU mengakibatkan penurunan anggaran sekitar 15 miliar dibanding tahun lalu di Bolmong,” Terang Tahlis

Dijelaskan lagi, dengan adanya penurunan tersebut distribusi ke desa-desa secara otomatis menurun dan berdampak pada gaji perangkat  Desa.

” Disamping itu, jumlah desa di bolmong yang begitu banyak sehingga merasakan dampak pada perubahan rumusan nasional tersebut, “jelas Tahlis

Pun Tahlis mengingatkan bahwa penurunan pada Siltap perangkat desa bukan kemauan dari internal daerah akan tetapi pangaruh kebijakan pusat. Ini disebakan ketergantungan daerah masih 95 persen ke pusat.

” Berbeda dengan daerah lain yang tingkat ketergantunganya ke pusat 80 perse, jadi sekalipun negara guncang tidak berdampak signifikan, tapi kita..? ” Pungkas Tahlis ( Salman)

Check Also

Komisi II DPRD Boltara Apresiasi Langkah Dinas Pertanian Jemput Bantuan Alsintan dari Kementan RI

Boltara – Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Bolaang Mongondow Utara (Boltara), Mardan Umar, memberikan apresiasi …