LIPUTANBMR.COM,KOTAMOBAGU – Pemerintah Kota (Pemkot) Kotamobagu melalui Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja (Disperinaker) Kotamobagu resmi membuka pelatihan bahasa asing bagi pekerja yang ingin bekerja di luar negeri.
Hal ini menyusul setelah Disperinaker Kotamobagu melakukan Perjanjian Kerja Sama (PKS) tentang pendidikan dan pelatihan bahasa asing dengan PT Dewa Aksara Nusantara pekan lalu.
Menurut Kepala Disperinaker Kotamobagu Johan Sofian Boulu, penyelenggara program ini sebagai upaya dalam mempersiapkan SDM yang kompeten untuk pemenuhan bursa kerja ke luar negeri.
“Pemkot telah menyiapkan anggaran dengan rincian Rp18 juta per orang untuk kuota 10 orang yang akan diikutsertakan pada pelatihan bahasa asing yang bersumber dari APBD tahun 2024,” kata Sofian, Senin (15/1/2024).
Lanjutnya, Pemkot Kotamobagu juga melakukan PKS dengan PT DAN sebagai penyelenggara program untuk masyarakat yang ingin ikut pelatihan namun tidak tercover pada anggaran Pemkot Kotamobagu.
“Dalam PKS dengan PT DAN, perusahaan siap menampung berapa saja peserta dengan skema talangan. Misalnya, ada 200 peserta maka akan ada perangkingan. Peringkat 1 sampai 10 akan di cover anggaran Pemkot dan sisanya masuk talangan,” ujarnya..
Sofian menuturkan, program pelatihan ini terbuka untuk umum, khususnya bagi lulusan SMA-SMK sederajat hingga batas usia 30 tahun.
“Untuk pendaftaran diperkirakan hingga bulan Juni 2024. Namun, jika jumlah pendaftar mencapai 300 sampai 400 peserta pada bulan Februari – Maret maka Disperinaker Kotamobagu akan segera menghubungi PT DAN untuk memulai pelatihan. Mereka yang akan melatih dan mempersiapkan para peserta, karena bahasa Jepang akan menjadi fokus dalam kegiatan ini, dengan tujuan pekerjaan di Jepang,” jelasnya.
“Kami berharap dengan adanya pelatihan bahasa asing ini para pekerja yang ingin bekerja di luar negeri sungguh-sungguh belajar,” tandasnya.
Penulis : Mira Manangin
LIPUTAN BMR | Keseimbangan Informasi Liputan Berita MasRakat
