JAYAWIJAYA,- Harapan panjang jemaat untuk memiliki rumah ibadah yang layak akhirnya mulai terwujud. Ditandai dengan peletakan batu pertama, pembangunan Gedung Gereja KINGMI Yonggime di Distrik Piramid resmi dimulai pada Sabtu (28/2/2026).
Prosesi peletakan batu pertama dilakukan oleh Wakil Bupati Jayawijaya, Ronny Elopere, yang hadir bersama sang istri serta didampingi jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD), tokoh agama, tokoh adat, dan ratusan jemaat yang menyambut momen tersebut dengan penuh sukacita.
Kegiatan ini menjadi tonggak awal berdirinya rumah doa yang diharapkan tidak hanya menjadi tempat beribadah, tetapi juga menjadi pusat pembinaan iman dan pembentukan karakter generasi mendatang.
Pada kesempatan itu, Wakil Bupati bersama istrinya yang juga menjabat sebagai Ketua Gabungan Organisasi Wanita (GOW), turut menyerahkan bantuan dana keagamaan kepada panitia pembangunan sebagai bentuk dukungan nyata pemerintah daerah.
Dalam sambutannya, Ronny Elopere menyampaikan apresiasi atas kesatuan hati dan komitmen jemaat dalam mewujudkan pembangunan gereja tersebut. Ia menilai, pembangunan ini merupakan wujud nyata kerinduan umat untuk memiliki sarana peribadatan yang lebih representatif.
Ia menegaskan bahwa peletakan batu pertama bukan sekadar seremoni, melainkan simbol kesungguhan dan tanggung jawab bersama. Gereja yang dibangun, menurutnya, harus menjadi tempat bertumbuhnya iman, kasih, dan persaudaraan di tengah masyarakat.
Ronny juga mengingatkan pentingnya menjaga persatuan serta tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu yang dapat memecah belah kebersamaan.
“Perbedaan tidak boleh menjadi alasan perpecahan. Keberhasilan pembangunan ini bergantung pada kesatuan hati dan kerja sama seluruh jemaat,” tegasnya.
Pemerintah Kabupaten Jayawijaya, lanjutnya, berkomitmen untuk terus mendukung pembangunan sarana keagamaan sebagai bagian dari upaya mewujudkan masyarakat yang religius dan berlandaskan nilai-nilai rohani.
Ia pun mengajak seluruh jemaat dan tamu undangan untuk turut ambil bagian sesuai kemampuan masing-masing.
“Jika dikerjakan bersama dengan tulus dan penuh keikhlasan, sedikit demi sedikit pembangunan ini akan selesai tepat waktu. Tuhan akan memberkati setiap pengorbanan bagi pekerjaan-Nya,” ujarnya.
Di akhir sambutan, ia berpesan kepada panitia pembangunan agar menjalankan amanah dengan penuh integritas, bekerja jujur, tulus, dan setia, sehingga pembangunan dapat rampung sesuai target yang telah ditetapkan. (Berti Pahabol)
LIPUTAN BMR | Keseimbangan Informasi Liputan Berita MasRakat
