LiputanBMR.com, BOLTIM – Usai pelantikan atau pengambilan sumpah janji Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) periode 2019 – 2024, dikejutkan dengan aksi demo mahasiswa asal Bolmong Timur (Boltim) di Gedung DPRD, Senin (16/09).
Mendengar aksi tersebut beberapa anggota dewan langsung menanggapi dan memberikan ruang bagi mahasiswa yang tergabung dari Kerukunan Pelajar Mahasiswa Indonesia Bolaang Mongondow Timur (KPMIBT).
Dipimpin langsung Ketua DPRD, Fuad Landjar, didampingi beberapa anggota lainya yakni Argo Sumaiku, Samsudin Dama, Antonius Muaya dan Muhamad Djabir, sejumlah mahasiswa tersebut langsung difasilitasi ruang untuk menyampaikan aspirasi.
Fuad Landjar mengatakan, ini pengalaman yang baru bagi dirinya. Menurutnya ini momentum besejarah, “Sebagaimana pengalaman saya, ini baru pertama kali mendapat agenda tambahan usai pelantikan. Saya memberikan apersiasi, ternyata mendapat tamu dari mahasiswa yang kritis dalam mengawal aspirasi
Bentuk aspirasi yang menjadi tuntutan mahasiswa diantaranya, lahan Hak Guna Usaha (HGU) Tempat Pembuangan Akhir (TPA) serta transaparansi Beasiswa terhadap mahasisawa delam bentuk Komitmen tertulis.
Dalam diskusi hearing itu pun, DPRD Boltim meminta kesempatan terhadap mahasiswa, sebagaimana proses di masa sidang pertama untuk tahap selanjutnya, “Kami menyerap aspirasi dari teman – teman mahasiswa dan akan memperjuangkan apa yang menjadi tuntutan kalian, dengan memberikan kesempatan untuk kami,” ujar Fuad.
Ia pun berharap, langkah awal mahasiswa terhadap dewan yang baru terpilih terus mengawal segala bentuk kegiatan DPRD, “Berikan kami waktu selama tiga bulan serta pengawalan dari teman – teman mahasiswa untuk bersama membangun boltim, saya harap aksi ini tanpa ada arahan, apalagi tendensi politik atau nilai apapun dan jangan mudah terprovokasi,” terangnya. (*)
LIPUTAN BMR | Keseimbangan Informasi Liputan Berita MasRakat
