BOLMUT, LIPUTANBMR.COM – Kasus Corona Virus Disease (Covid-19) di Kabupaten Bolaang Mongondow Utara (Bolmut) mulai meningkat. Ini terjadi akibat munculnya sejumlah kasus baru, yang tersebar di sejumlah wilayah Bolmut.
Dalam jumpa pers yang digelar Dinas Kesehatan Kabupaten Bolmut, pada Kamis (14/01/2021) memperlihatkan jika saat ini ada 4 kasus positif Covid-19 yang sedang ditangani Satuan Gugus Tugas (Satgas) Bolmut, dari total 35 kasus positif secara keseluruhan.
Satu diantara kasus tersebut meninggal dunia, sehingga saat ini angka kematian karena Covid-19 di Bolmut, dari 0% menjadi 2,8 %. Meskipun persentase ini masih dibawah dari angka provinsi Sulawesi Utara, yakni 3,2%.
Terlebih lagi, empat kasus yang terjadi dalam kurun waktu satu minggu terakhir ini, menyebabkan Satgas Covid-19 Bolmut harus melakukan Tracing dan Tracking di sejumlah fasilitas kesehatan.
Hasilnya, ada 19 tenaga kesehatan (nakes) positif rapid antigen yang berasal dari screening di 12 fasilitas kesehatan (faskes) Bolmut.
Imbasnya, pelayanan kesehatan di sejumlah faskes sempat terhenti karena kekurangan nakes akibat harus menjalani isolasi mandiri. Diantaranya RSUD Bolmut, yang dikabarkan mengisolasi 38 nakes akibat satu dokter terpapar Covid-19. Hal yang sama dialami faskes lainnya seperti Puskesmas Bintauna.
Terkait hal tersebut, Kepala Dinas Kesehatan Bolmut, dr. Jusnan C. Mokoginta, MARS, mengaku kewalahan dalam menangani lonjakan kasus Covid-19 ini.
“Sejujurnya, kami dan para nakes kewalahan dalam menangani Covid-19 ini,” ungkapnya
Dirinya berharap bisa mengatasi gelombang kedua pandemi ini, setelah beberapa bulan Bolmut dipuji karena sanggup pertahankan zona hijau ditengah kepungan daerah zona merah.
“Semoga kita bisa kembali ke status zona hijau, sehingganya diharapkan masyarakat bisa turut membantu dengan tetap menerapkan protokol kesehatan, diantaranya menjaga jarak, mencuci tangan dan memakai masker,” ujar Mantan Kadis Kesehatan Boltim itu. ( CnD )
LIPUTAN BMR | Keseimbangan Informasi Liputan Berita MasRakat
