Wagub Sulut Ajak Refleksi Diri: Pesan Inspiratif dari Safari Ramadhan di Desa Tungoi II

LIPUTANBMR.COM,BOLMONG — Kunjungan Safari Ramadhan yang dihelat oleh Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) ke Kabupaten Bolaang Mongondow telah menjadi momen yang istimewa bagi masyarakat setempat. Dalam suasana bulan suci Ramadan, panggung kebersamaan dan kepedulian terbentang luas di Desa Tungoi II, Kecamatan Lolayan, Kabupaten Bolaang Mongondow pada Jumat, 22 Maret 2024.

Penjabat Bupati Bolaang Mongondow, Ir Limi Mokodompit MM, dengan penuh kehangatan menyambut kedatangan Gubernur Sulawesi Utara beserta rombongan. Kehadiran mereka bukan sekadar seremonial, melainkan sebuah wujud nyata dari komitmen untuk mendekatkan diri dengan masyarakat, terutama di momen yang penuh berkah ini.

Dalam sambutannya, Ir Limi Mokodompit mengungkapkan kebanggaan atas konsistensi Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara dalam menyelenggarakan Safari Ramadan di Bolaang Mongondow setiap tahunnya. Ini adalah bukti nyata bahwa hubungan antara pemerintahan provinsi dan daerah bukanlah sekadar formalitas, tetapi sebuah ikatan yang kuat dalam membangun kebersamaan.

Tidak hanya itu, Bupati Mokodompit juga menyoroti upaya Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow dalam melaksanakan Safari Ramadan di seluruh kecamatan sejak awal bulan suci Ramadan. Ini menegaskan bahwa semangat kebersamaan dan kepedulian tidak hanya terbatas pada level pemerintahan, tetapi juga mengakar dalam masyarakat setempat.

Namun, kunjungan Safari Ramadhan bukan hanya sekadar serangkaian acara formal. Wagub Sulut Drs Steven Kandouw menyampaikan pesan yang menggugah hati tentang pentingnya memanfaatkan bulan suci Ramadan sebagai waktu untuk introspeksi dan perbaikan diri. Dalam suasananya yang khusyuk, Wagub Kandouw mengajak semua orang untuk melakukan evaluasi diri dan memperkuat iman serta taqwa.

Tak hanya berbicara, aksi nyata juga turut menghiasi momen tersebut. Penyelenggaraan pasar murah dan penyaluran bantuan menjadi bukti konkret dari kepedulian pemerintah terhadap kesejahteraan masyarakat. Program BPJS PERKASA untuk pekerja keagamaan, donasi untuk masjid, serta pembagian sajadah dan kacamata menjadi cermin dari komitmen untuk menjaga keberlangsungan dan kesejahteraan bersama.

Safari Ramadhan bukan hanya soal keagamaan, tetapi juga tentang membangun solidaritas dan kesejahteraan bersama. Di tengah dinamika masyarakat yang semakin kompleks, momen seperti ini menjadi penting untuk meneguhkan kembali nilai-nilai kebersamaan, persatuan, dan gotong royong.

Kita semua, baik sebagai individu maupun sebagai bagian dari masyarakat, memiliki tanggung jawab untuk menjaga dan memperkuat ikatan yang mengikat kita bersama. Dalam keberagaman, terdapat kekuatan yang luar biasa jika kita mampu membangunnya dengan penuh keikhlasan dan kesadaran akan peran masing-masing.

Mari kita jadikan bulan suci Ramadan sebagai momentum untuk merenung, berintrospeksi, dan bertindak nyata dalam memperbaiki diri dan membangun masa depan yang lebih baik, bukan hanya bagi diri sendiri, tetapi juga bagi masyarakat dan bangsa ini secara keseluruhan. Bersama, kita mampu menjadikan setiap langkah kita sebagai jejak menuju kebahagiaan dan keberkahan yang hakiki. ( Adverorial)

Check Also

Wakil Bupati Bolmong, Dony Lumenta, disambut warga saat hadiri Safarai Ramadhan 1447 Hijriah di Desa Totabuan, Kecamatan Lolak, Kabupaten Bolmong, Senin (02/03/2026). (foto. Diskominfo Bolmong)

Wakil Bupati Dony Lumenta Pimpin Tim Safari Ramadhan di Desa Totabuan

BOLMONG, LiputanBMR.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bolaang Mongondow (Bolmong), terus mempererat tali silaturahmi dengan masyarakat …