Kepemimpinan Limi Mokodompit Antarkan Bolmong ke Zona Hijau Pelayanan Publik

LIPUTANBMR.COM, Bolmong — Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong) telah mencatat sejarah baru dalam pelayanan publik. Pada tahun 2023, Bolmong berhasil memperoleh nilai 95,05 dari Lembaga Ombudsman Republik Indonesia dengan status zona hijau, sebuah pencapaian yang menandakan kualitas tertinggi dalam kepatuhan penyelenggaraan pelayanan publik. Prestasi ini sangat luar biasa jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya, di mana Bolmong berada di zona merah dengan nilai 53,32, yang dikategorikan sebagai predikat rendah.

Perubahan drastis ini tidak terjadi secara tiba-tiba. Ini adalah hasil dari kolaborasi, inovasi, dan karya nyata dari seluruh elemen di Kabupaten Bolmong, khususnya perangkat unit kerja yang bergerak di bidang pelayanan publik.

Dalam acara apresiasi pencapaian yang di Selenggarakan di Kotamobagu, 15/05/2024 tersebut, hadir sejumlah tokoh penting termasuk Bupati Bolaang Mongondow Ir. Limi Mokodompit, Sekretaris Daerah Kabupaten Bolmong Abdulah Mokoginta, Kepala Dinas Kominfo Marief Mokodompit, Kepala Dinas Pendidikan Farida Mooduto, Kadis Kesehatan I Ketut Kolak, Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Datoe Binangkang dr. Michael Karokaro, Kadis Capilduk Irlansyah Mokodompit, Kadis DPMPSP Fifiany Soepardjo, serta Kadis Sosial Erni Mokoginta.

Sebuah Upaya Kolosal: Perjalanan Menuju Zona Hijau

Perjalanan Bolmong menuju zona hijau bukanlah tugas yang mudah. Ini adalah proses panjang yang melibatkan perbaikan sistematis dalam berbagai aspek pelayanan publik. Kerja keras dari tujuh OPD penyelenggara pelayanan publik yang dievaluasi oleh Ombudsman telah membuahkan hasil yang membanggakan. Mereka mampu melangkahi dua tingkat predikat, dari rendah langsung ke tertinggi, melewati kategori sedang dan tinggi.

Evaluasi yang dilakukan oleh Ombudsman RI memberikan penilaian yang mendalam dan komprehensif terhadap kualitas pelayanan publik di Bolmong. Penghargaan ini tidak hanya menjadi pengakuan atas upaya yang telah dilakukan, tetapi juga menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas layanan publik di masa mendatang.

Selain itu, hasil positif juga diraih oleh tiga OPD unit lokus evaluasi yang diberikan oleh Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan-RB). Mereka mendapatkan hasil penilaian rata-rata indeks 3,93 dengan kategori “B”.

Ini menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan dibandingkan dengan tahun sebelumnya yang hanya meraih nilai rata-rata indeks 3,7.

Apresiasi dan Penghargaan: Menghargai Usaha dan Dedikasi

Bupati Bolaang Mongondow Ir. Limi Mokodompit memberikan apresiasi dan penghargaan kepada tujuh unit pelaksana pelayanan publik yang telah mencapai predikat tertinggi bertempat di kediamannya, Desa Kobo, Kotamobagu, 15Mei 2024. Dalam sambutannya, Bupati Limi Mokodompit menekankan pentingnya kerja keras dan dedikasi seluruh perangkat daerah dalam mencapai prestasi ini.


“Kesuksesan ini adalah bukti nyata dari komitmen dan kerja keras kita semua dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik di Kabupaten Bolaang Mongondow. Saya mengapresiasi upaya dan dedikasi yang telah ditunjukkan oleh seluruh perangkat daerah, khususnya tujuh unit pelaksana pelayanan publik yang telah berhasil mencapai predikat tertinggi,” kata Bupati Limi Mokodompit.

Berikut adalah rincian penghargaan yang diberikan berdasarkan peringkat dan nilai yang dicapai:

1. Peringkat 1: Puskesmas Tadoy dengan nilai 96,22 (zona hijau, predikat tertinggi)
2. Peringkat 2: Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Satu Pintu dengan nilai 96,15 (zona hijau, predikat tertinggi)
3. Peringkat 3: Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil dengan nilai 96,15 (zona hijau, predikat tertinggi)
4. Penghargaan: Dinas Pendidikan dengan nilai 95,37 (zona hijau, predikat tertinggi)
5. Penghargaan: Dinas Kesehatan dengan nilai 94,86 (zona hijau, predikat tertinggi)
6. Penghargaan: Dinas Sosial dengan nilai 93,72 (zona hijau, predikat tertinggi)
7. Penghargaan: Puskesmas Inobonto dengan nilai 93,20 (zona hijau, predikat tertinggi)

Meningkatkan Kualitas Layanan Publik: Tantangan dan Harapan ke Depan

Prestasi yang diraih Bolmong bukanlah akhir dari perjalanan. Ini adalah awal dari komitmen berkelanjutan untuk terus meningkatkan kualitas layanan publik. Evaluasi dari Ombudsman RI dan Kemenpan-RB menjadi komponen penting dalam pengukuran keberhasilan penyelenggaraan reformasi birokrasi di Bolmong. Hasil penilaian ini juga akan menjadi faktor perhitungan dalam pengusulan besaran Tunjangan Penghasilan Pegawai (TPP) setiap tahun.


Dengan adanya peningkatan ini, Bolmong berusaha untuk menjadikan setiap unit kerja sebagai role model dalam pelaksanaan pelayanan publik yang baik. Seperti yang diamanatkan dalam Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2009 tentang Pelayanan Publik, setiap badan publik wajib menyelenggarakan standar pelayanan. Hasil evaluasi ini menunjukkan bahwa Bolmong tidak hanya mampu memenuhi standar tersebut, tetapi juga melampauinya.

Inovasi dan Kolaborasi: Kunci Keberhasilan

Salah satu faktor utama yang berkontribusi terhadap peningkatan kualitas pelayanan publik di Bolmong adalah inovasi dan kolaborasi. Perangkat daerah di Bolmong telah mengadopsi berbagai inovasi untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas pelayanan. Dari digitalisasi proses administrasi hingga penerapan sistem informasi manajemen yang lebih baik, berbagai langkah telah diambil untuk memastikan bahwa pelayanan publik di Bolmong bisa diakses dengan mudah oleh masyarakat.

Selain itu, kolaborasi antar-unit kerja juga memainkan peran penting. Dengan bekerja sama, setiap unit kerja mampu berbagi sumber daya dan pengetahuan, yang pada akhirnya meningkatkan keseluruhan kualitas pelayanan. Contoh konkret dari kolaborasi ini bisa dilihat dari koordinasi antara Dinas Kesehatan dan RSUD Datoe Binangkang dalam memberikan layanan kesehatan yang lebih baik bagi masyarakat.

Dampak Positif bagi Masyarakat

Peningkatan kualitas pelayanan publik di Bolmong tidak hanya memberikan keuntungan bagi pemerintah daerah, tetapi juga bagi masyarakat. Dengan pelayanan yang lebih baik, masyarakat Bolmong kini dapat mengakses layanan publik dengan lebih mudah dan cepat. Ini termasuk layanan kesehatan, pendidikan, administrasi kependudukan, dan berbagai layanan lainnya yang esensial bagi kehidupan sehari-hari.
Kemudahan akses ini diharapkan dapat meningkatkan kepuasan masyarakat terhadap pelayanan publik, yang pada gilirannya akan mendorong partisipasi masyarakat dalam pembangunan daerah. Masyarakat yang puas dengan pelayanan publik cenderung lebih mendukung program-program pemerintah, yang pada akhirnya akan mempercepat pembangunan dan kesejahteraan di daerah.

Melangkah ke Masa Depan

Transformasi pelayanan publik di Kabupaten Bolaang Mongondow adalah contoh nyata dari bagaimana dedikasi, kolaborasi, dan inovasi dapat menghasilkan perubahan positif yang signifikan. Dari zona merah ke zona hijau, perjalanan ini menunjukkan bahwa dengan tekad yang kuat dan kerja sama yang baik, segala sesuatu adalah mungkin.

Ke depan, Bolmong akan terus berupaya untuk mempertahankan dan meningkatkan prestasi ini. Dengan terus berinovasi dan berkolaborasi, Bolmong berharap dapat menjadi contoh bagi daerah lain dalam penyelenggaraan pelayanan publik yang berkualitas tinggi. Hasil ini juga menjadi pengingat bahwa meskipun tantangan besar, dengan kerja keras dan komitmen, perubahan positif selalu bisa dicapai.
Melalui upaya berkelanjutan dan semangat untuk terus maju, Bolmong tidak hanya membuktikan kemampuannya dalam memberikan pelayanan publik yang berkualitas, tetapi juga menunjukkan bahwa kabupaten ini siap untuk menghadapi tantangan dan meraih peluang di masa depan. Prestasi ini adalah langkah penting dalam perjalanan panjang menuju pelayanan publik yang semakin baik, yang pada akhirnya akan membawa manfaat besar bagi seluruh masyarakat di Kabupaten Bolaang Mongondow. ( Salman)

Check Also

Wakil Bupati Asahan Hadiri Pelantikan KONI Asahan Periode 2024-2028

ASAHAN, LIPUTANBMR – Wakil Bupati Asahan, menyaksikan langsung Ketua KONI Sumatera Utara (SUMUT) melantik pengurus …