P3D Mengutuk Keras Penebangan Pohon Di Gunung Keramat Bumbungon Untuk Dijadikan Perkebunan

LiputanBMR, Bolmong – Ketua Presidium Pergerakan Pemuda Dumoga (P3D) Hendra T. Manggopa, Spd mengutuk dengan keras penebangan liar oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab di gunung keramat desa bumbungon kecamatan dumoga.

Kejadian ini sangat disayangkan oleh kami selaku pemerhati budaya cagar alam, karena gunung keramat itu adalah salah satu aset cagar budaya yang ada di kabupaten bolaang mongondow yang selama ini telah dijaga oleh pemerintah, yang dimasa pemerintahan bupati yang terdahulu,” terang manggopa.

Kami selaku pemuda dumoga raya memintakan kepada pemerintah yang sekarang untuk supaya dapat mengeluarkan perda terkait pelestarian kembali gunung keramat yang berada di desa bumbungon tersebut, dan segera menindaki para oknum-oknum yang tidak bertanggungjawab terkait penebangan pohon-pohon untuk dialih fungsikan,” tegas hendra yang juga selaku aktifis tulen ini.

Sebenarnya gunung keramat ini adalah cagar budaya yang memiliki sejarah penting bagi masyarakat adat dumoga dan tidak bisa dijadikan lahan perkebunan, namun kenyataannya sekarang kondisi gunung keramat sudah mengalami kerusakan parah dengan adanya penebangan pohon tersebut.

Maka ini harus menjadi perhatian khusus oleh pemerintah bolmong, karena ini merupakan warisan leluhur yang harus tetap dijaga dan dilestarikan keberadaan gunung keramat tersebut,” tutupnya.

Peliput: Rian Thalib

Check Also

Tampak Bupati, Yusra Alhabsyi (tengah), Wakil Bupati, Dony Lumenta (Kanan) dan Sekda Bolmong, Abdullah Mokoginta (kiri), saat terjun langsung kerja bakti pasca bencana banjir bandang di Desa Solimandungan Bersatu, Kecamatan Bolaang. Kamis 28 Mei 2026. (foto.dok/BPBD Bolmong)

Bupati dan Wakil Bupati turun Langsung Kerja Bakti Pasca Banjir Bandang Solimandungan

BOLMONG, LiputanBMR.com – Bupati, Yusra Alhabsyi bersama Wakil Bupati Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong), Dony Lumenta, …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *