BOLMONG, LiputanBMR.com – Arus bantuan untuk warga terdampak banjir bandang di Desa Solimandungan, Kecamatan Bolaang, Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong), hingga kini masih terus mengalir.
Meskipun rencana jadwal penerimaan bantuan di Posko Utama Penanggulangan Bencana akan ditutup pada Kamis 4 Juni 2026, berbagai bantuan dari masyarakat, komunitas, instansi, hingga perorangan masih terus berdatangan.
Kondisi tersebut membuat aktivitas penyaluran bantuan di posko tetap berjalan hingga Jumat 5 Juni 2026.

Berbagai kebutuhan pokok dan perlengkapan rumah tangga terus disalurkan kepada warga terdampak untuk membantu proses pemulihan pascabencana.
Pelaksana Harian Kepala BPBD Bolmong, Chandra Mokoginta, mengatakan bahwa hingga saat ini posko telah melakukan 12 kali penyaluran bantuan kepada masyarakat terdampak banjir.
Penyaluran bantuan sampai hari ini sudah dilakukan sebanyak 12 kali.
“Bantuan yang disalurkan cukup beragam, mulai dari beras, air mineral, mi instan, telur, pakaian layak pakai, kompor gas lengkap dengan tabung dan regulator, peralatan memasak, minyak goreng, gula, kopi, sabun mandi, sabun cuci piring, sabun cuci pakaian, sampo, kasur, hingga pampers untuk bayi dan orang dewasa,” sebut Chandra Jumat 5 Juni 2026.
Menurutnya, meskipun secara administratif penerimaan bantuan telah ditutup, tingginya kepedulian masyarakat membuat bantuan terus berdatangan ke posko.
Senada dengan itu, Kepala Bidang Penanggulangan Bencana BPBD Bolmong, Abdul Muin Paputungan, menjelaskan bahwa sesuai rencana awal, posko sebenarnya telah dijadwalkan memasuki tahap akhir operasional pada Kamis dan Jumat dengan fokus pada distribusi bantuan yang masih tersisa.
Ia menambahkan bahwa tingginya partisipasi masyarakat menunjukkan besarnya rasa kepedulian terhadap warga Solimandungan yang terdampak banjir bandang.
Sementara itu, Bupati Bolaang Mongondow Yusra Alhabsyi menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada seluruh pihak yang telah memberikan bantuan serta dukungan kepada masyarakat terdampak.
Kabupaten Bolaang Mongondow memastikan seluruh bantuan yang masuk akan terus didata dan disalurkan secara tepat sasaran kepada warga terdampak.
Meski kondisi darurat mulai berangsur pulih, semangat kebersamaan yang ditunjukkan berbagai pihak menjadi bukti kuat bahwa kepedulian sosial masih menjadi kekuatan utama masyarakat dalam menghadapi bencana. ***
LIPUTAN BMR | Keseimbangan Informasi Liputan Berita MasRakat
