Harga LPG Capai 35 Ribu

LiputanBMR.com, Kotamobagu – Sejak satu minggu menjelang bulan suci ramadan, tabung Liquified Petroleum Gas (LPG) 3 kilogram di Kotamobagu mulai mengalami kelangkaan. Harganya pun disejumlah kios, naik mencapai Rp35 ribu pertabung dari Rp18 ribu.

Menurut salah satu pemilik tokoh, banyaknya warga dari luar Kotamobagu yang datang membeli gas elpiji.

Untuk memastikan jumlah stok tabung gas itu, Penjabat WaliKota Muhammad Ruddy Mokoginta bersama aparat kepolisian turun langsung ke ke Stasiun Pengisian Pengangkutan Bulk Elpiji (SPPBE), yang ada di Kelurahan Mongkonai, Rabu (16/05/2018). “Pengecekan ini dilakukan karena terjadi kelangkaan sejak beberapa hari lalu. Apalagi permintaan warga yang tinggi selama ramadan dan Idul Fitri. Itu yang membuat resah mereka,” kata Ruddy.

Untuk mengantisipasi kelangkaan elpiji berkepanjangan, lanjut Ruddy, pihaknya akan kembali menyurat ke pihak Pertamina untuk meminta tambahan kuota elpiji. “Kita akan menyurat ke Pertamina untuk tambahan kuota elpiji, agar tidak terjadi lagi kelangkaan,” ujarnya.

Sementara itu, Menurut Kepala Operasional SPPBE Mongkonai Andi Rizal, jika ada penambahan kuota, pihaknya akan siap menambah kuota yang ada. Ia mengaku, pendistribusian gas elpiji, sesuai dengan instruksi pertamina. “Kami siap menambah sesuai kuota yang adaa,” kata Rizal.

Meski begitu, Rizal menyayangkan ada kekosongan di agen dan pangkalan. Ia menduga, kekosongan itu dikarenakan banyaknya pemberi yang berasal dari daerah tetangga. “Untuk mengantisipasi kelangkaan, kami akan menambah 20 persen atau 8.640 tabung,” pungkasnya. (Lim)

Komentar Facebook

Komentar

Tinggalkan Komentar

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib diisi *

*