LiputanBMR

36 Jenis Narkotika Baru Masuk Dan Meneror Indonesia

LiputanBMR, Sulut Pengrusakan mental anak bangsa dengan cara peredaran narkotika terus menjadi perhatian serius pemerintah. Di mana dari 354 jenis narkotika baru, kini 36 jenis narkotika sudah masuk di Indonesia.

Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Sulut AKBP Sumirat Dwiyanto mengatakan, dua pekan lalu, aparat dari Polresta Manado mengamankan 13 anak mudah. Mereka diamankan karena mabuk berat. Namun setelah dibawa ke BNN mereka ternyata positif menggunakan Ganja Sintesis.

“Hasil uji laboratorium di Makassar, 13 anak mudah itu ternyata positif menggunakan Ganja Sintesis,” kata Sumirat saat diwawancarai oleh awak media beberapa waktu lalu.

Ia menjelaskan, narkotika jenis baru itu berasal dari 354 jenis narkotika baru yang berada di Dunia. Dan saat ini sudah masuk ke Indoneasi sudah 36 jenis.

Ganja Sintesis merupakan zat kimia yang dapat menyebabkan efek halusinasi. Zat itu memiliki sifat cannabinoid atau halusinogen atau halusinasi. Selain itu zat kimia yang terdapat pada ganja sintetis itu, yakni bahan sintetis yang dibuat untuk meniru efek halusinasi pada ganja.

“Kalau kita bicara ganja, heroin kokain itu sudah biasa. Tapi saat ini ada jenis narkotika baru yang memang sudah dimodifikasi lagi. Bahkan ia mengaku pihaknya menemukan minuman jenis arak local yakni captikus di Tomohon tapi sudah dikemas dengan pewarna Oplosan,” terang sumirat.

maka ini menjadi himbawan kepadaseluruh warga khusunya sulut supaya dapat berhati-hati dengan masuknya peredaran barang haram ini dan tetap menjaga tali silahturahmi tetap dijaga supaya tingkat keamanan di wilayah sulut tetap terjaga dari peredaran Narkotika. “tutupnya.

(R_Th)

Komentar Facebook

Komentar

Klinik Utama Kasih Fatimah

About Windiarto

Tinggalkan Komentar

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib diisi *

*