Togop FC Vs Rondong Nunuk
Togop FC Vs Rondong Nunuk

Togop FC Rontokkan Rondong Nunuk di 8 besar Walikota Cup

LiputanBMR,Kotamobagu – Togop FC du luar dugaan merontokan Tim Favorit juara Rondong Nunuk FC Bolsel pada pertandingan 8 besar Walikota Cup 2015.

Kali ini, Togop FC turun dengan di perkuat pemain sayap Eduardo Senaen dan duet striker maut Yudi Mamonto serta Marsel berhasil menang telak dengan skor 6:1 atas Rondong Nunuk FC  Rabu (20/11/2015) sore WITA  di Stadion Nunuk Matali

Togop FC langsung mengejutkan Rondong Nunuk FC ketika pertandingan baru berjalan 4 menit lewat aksi individu Eduardo Senaen yang menggiring bola dari jarak sekitar 35 meter dengan keseimbangan tubuh yang baik membuat dia bisa melepaskan diri dari kawalan tiga pemain Rondong, lalu melepaskan tendangan, tanpa mampu diantisipasi Weldy Bonde

Sejak gol Senaen itu, Togop tampil lebih mendominasi, terlihat dari statistik penguasaan bola (63 persen) dan jumlah peluang (9 berbanding 5).sehingga menit ke -13 , 27, 46  Striker Togop FC Yudi Mamonto mencetak hatrick dan menit- ke 40 di cetak Marcel, hingga, skor 5-0 untuk keunggulan Togop FC bertahan hingga babak pertama berakhir.

Tercatat 5 buah kartu Kuning di keluarkan Wasit pada pertandingan ini di karenakan kedua Tim bermain ngotot dan tidak sedikit terjadi benturan fisik antar pemain

Babak kedua sekalipun tertinggal 5;0 Tim asal Bolsel ini tidak mengendorkan serangan, memanfaatkan lebar lapangan Rondong Nunuk FC begitu bernafsu mengejar ketinggalan nya, sehingga membuat lubang di jantung pertahanan dengan kerja sama uang baik antara Rediy Ginoga dan Robin Nento dari sayap kanan mengirim kan umpan kepada Yudi Mamonto yang di kawal dua pemain lawan tetapi mampu melepaskan tendangan keras ke pojok gawang

hingga skor berubah menjadi 6:0 untuk Togop FC dan pada akhir nya lewat serangan balik yang cepat dari sisi kiri Togop FC, Ibrahim Mooduto mampu melpaskan tendangan dari sudut sempit dan merubah skor menjadi 6:1 untuk Togop FC

Dalam pertandingan ini terlihat faktor kelelahan Tim Tamu sehingga tidak mampu mengembangkan permainan.

David

Komentar Facebook

Komentar

Klinik Utama Kasih Fatimah

About Windiarto

Tinggalkan Komentar

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib diisi *

*