Nicky Hayden
Nicky Hayden

Nicky Hayden Akhiri Karir di Valencia

LiputanBMR,Sport-Ada satu pebalap yang layak mendapat perhatian khusus menjelang balapan di Valencia akhir pekan ini. Di tanah Spanyol ini Juara dunia 2006, Nicky Hayden, akan menyudahi karier panjangnya sebagai pebalap MotoGP.

Ya, Hayden sudah memutuskan pensiun dari MotoGP setelah musim ini selesai. Keputusan itu ia umumkan pada 8 Oktober lalu, sembari mengatakan bahwa selanjutnya dia akan turun ke Kejuaraan Dunia Superbike bersama tim Ten Kate Racing (Honda), menggantikan Sylvain Guintoli.

“Saya menikmati trek di Valencia. Agak sempit, tapi saya sangat menyukai atmosfer dan layout-nya,” ucap Hayden., seperti dimuat dalam laman resmi MotoGP.

“Ini pun tempat yang selalu memuat banyak kenangan hebat buat saya, dan kita tahu ini akan jadi balapan terakhir saya di MotoGP. Jadi, saya akan berusaha tampil semenyenangkan mungkin. Saya tahu ini takkan mudah, tapi saya betul-betul ingin pamit dengan senyuman,” sambungnya.

Hayden tidak melalui jalur 125cc maupun 250cc untuk masuk ke kelas primier. Dia langsung masuk ke MotoGP di tahun 2003, setelah sebelumnya tampil di ajang Superbike.

Di musim pertamanya di MotoGP dia direkrut tim Repsol Honda, berpartner dengan Valentino Rossi, yang kala itu berstatus juara bertahan. Hasilnya terbilang bagus untuk seorang rookie. Naik podium (ketiga) sebanyak dua kali dan dia finis di peringkat kelima di klasemen akhir.

Pencapaian terbaik rider berjulukan “The Kentucky Kid” itu adalah di musim 2006. Di musim keempatnya di MotoGP itu Hayden tampil sebagai juara dunia. Dari 17 lap ia membukukan 252 poin, unggul hanya lima angka di atas Rossi.

Berbagai kalangan menyebut Hayden bisa juara karena beruntung. Sebab, rival-rivalnya kerapkali mendapat kesialan atau tidak konsisten. Hayden hanya menang dua kali, masih di bawah Rossi (5) maupun Loris Capirossi dan Marco Melandri, yang masing-masing menang 3 kali. Meski demikian, Hayden terbukti sebagai pebalap paling konsisten di musim itu. Indikatornya adalah, dia meraih total 10 podium dari 17 balapan, dan hanya dua kali terlempar dari urutan 5 besar.

Setelah itu karier Hayden langsung menurun. Di dua musim berikutnya ia cuma finis di peringkat kedelapan dan keenam.

Pria kelahiran 30 Juli 1981 itu pindah ke Ducati di tahun 2009. Namun kariernya tak menaik lagi, selalu finis di bawah 7 besar, termasuk bersama tim Aspar dalam dua musim terakhir ini.

Meski demikian Hayden tetap diakui sebagai sesosok legenda. Sebelum balapan di Valencia hari Minggu nanti, dia akan diperkenalkan sebagai penghuni baru MotoGP Hall of Fame. Dia ada di urutan ke-20 dalam daftar pebalap pengumpul poin terbanyak di kelas primer, dengan total 1.697 poin.

Sumber : Detik.com

Komentar Facebook

Komentar

Klinik Utama Kasih Fatimah

About Windiarto

Tinggalkan Komentar

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib diisi *

*