calon-kepala-daerah-golkar-harus-dapat-restu-ical-dan-agung_20150714_060124

Ada 20% Calon Kepala Daerah Golkar yang Harus Disurvei

LiputanBMR.com, Jakarta – Ada tersisa 20 persen nama-nama calon kepala daerah yang belum disepakati kedua kubu partai Golkar. Survei akan dilakukan untuk menentukan satu nama calon yang akan dinyatakan lolos pada tahap penjaringan.

“Jadi kita sudah mempunyai nama yang sama hampir 80 persen. Kemudian yang 20 persen itu berarti nama tidak sama, itu akan disurvei, mulai hari ini,” ujar anggota Tim 10 penjaringan nama calon kepala daerah Theo L. Sambuaga dalam open house yang digelar Ketua Fraksi Golkar versi Munas Bali, Ade Komaruddin, di Jakarta Selatan, Sabtu, 18 Juli 2015.

Ada delapan lembaga survei yang akan dilibatkan. Mereka yang akan terpilih adalah calon dengan elektabilitas dan popularitas tertinggi. Sejauh ini, menurut Theo, baru calon kepala daerah dari NTT yang telah disepakati oleh kedua kubu.

“Sebelum tanggal 25 Juli sudah selesai, sehingga 26 Juli akan didaftarkan,” ujarnya.

Theo juga membenarkan partai Golkar tidak memasang target tinggi dalam pilkada serentak mendatang. Meski demikian, Golkar setidaknya perlu memenuhi target pilkada pada tahun-tahun sebelumnya.

“‎Minimum sama dengan lalu yaitu 55 persen dari 269 pilkada,” kata Theo”

Wakil Ketua Umum Golkar versi Munas Bali ini juga mengatakan tidak ada ketentuan khusus dalam peta koalisi pada pilkada.

“Yang dipilih figur. Di beberapa daerah ada koalisi dengan PDIP, ada dengan Gerindra, Hanura, Demokrat, ada kita sendiri, bervariasi. Dari 269 pilkada ini, bervariasi, ada yang koalisi dengan PKS juga.”

(VV/Win)

Komentar Facebook

Komentar

Klinik Utama Kasih Fatimah

About Windiarto

Tinggalkan Komentar

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib diisi *

*