Joko Widodo
Joko Widodo

Revisi UU KPK “Jokowi Galau “

LiputanBMR,Nasional-Ngototnya PDIP untuk merevisi UU KPK ternyata bukan hanya datang dari 15 orang anggota DPR peneken usul inisiatif. Bukan juga dari fraksi, melainkan langsung merupakan perintah partai. Dari ketum langsung?”PDI Perjuangan kan harus tegak lurus. Kalau perintah komandannya, pimpinannya A maka kita A semua, kalau B ya B,” ujar Wasekjen PDIP Bambang Wuryanto di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (8/10/2015).

Saat dikonfirmasi lagi apakah perintah merevisi UU KPK datang dari Ketua Umum Megawati Soekarnoputri, Bambang mengatakan usulan revisi ini merupakan perintah partai.”Ini perintah partai. Kita sepakat. Kalau A, ya A semua,” tuturnya.

Sebelumnya, dari 45 orang anggota DPR peneken usulan revisi UU KPK, sebanyak 15 orang di antaranya berasal dari Fraksi PDIP. Politikus PDIP Arteria Dahlan kemudian mengatakan bahwa semua anggota fraksi sebenarnya menyetujui.”Saya pastikan bahwa kami, Fraksi PDIP, akan full team mendukung revisi UU KPK. Jadi bukan yang hanya menandatangani inisiasi revisi UU KPK,” kata Arteria Dahlan di Gedung DPR, Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (7/10/2015) malam.

Lalu, pada Kamis (8/10), Fraksi PDIP mengadakan rapat untuk membahas sejumlah isu. Kemudian datanglah pernyataan bahwa dukungan revisi UU KPK ini merupakan perintah partai dan kader-kader mengamininya.

Yang menjadi pertanyaan, bagaimana sikap Jokowi yang merupakan politikus PDIP? KPK sendiri sudah tegas menolak revisi UU yang dianggap melemahkan ini. PBNU, Muhammadiyah dan sejumlah LSM juga mengecam rencana anggota-anggota DPR yang ingin membubarkan KPK setelah 12 tahun. Kini, puluhan ribu netizen pun menandatangani petisi ‘Jangan Bunuh KPK’.

Presiden Jokowi bisa menghentikan proses revisi UU KPK di DPR. Jika di menolak, maka DPR juga tak bisa melanjutkan pembahasan. “Kalau presiden bilang tidak mau revisi UU KPK, ya selesai,” kata Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah, kemarin.

Akankah Presiden Joko Widodo yang selama ini dianggap sebagai ‘petugas partai’ mendengarkan suara rakyat dan berani melawan perintah PDIP?

Sumber : Detik.com

Komentar Facebook

Komentar

Klinik Utama Kasih Fatimah

About Windiarto

Tinggalkan Komentar

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib diisi *

*