Presiden & Wakil Presiden Bersama Ketum Partai Golkar Saat Menuju Ruang Pembukaan Munaslub PG 2016 Nusa II Bali
Presiden & Wakil Presiden Bersama Ketum Partai Golkar Saat Menuju Ruang Pembukaan Munaslub PG 2016 Nusa II Bali

Munaslub Partai Golkar Dibuka Dengan Resmi Oleh Presiden RI, Ir Joko Widodo

LiputanBMR, Nasional – Munaslub Partai Golkar, resmi malam ini di buka langsung oleh Presiden RI Ir Joko Widodo di gedung BNDCC kawasan  Nusa Dua  Bali.

Dalam sambutannya,Presiden menghimbau agar tetap menjaga persatuan dan bersatu, sampai beberapa kali di ucapkan Presiden Joko Widodo di depan tamu undangan, peserta munas dan kader Partai Golkar yang memadati kawasan BNDCC Nusa Dua Bali, sabtu (14/05).

Masih di tempat yang sama, saat sejumlah awak media mewancarai petinggi Partai Golkar Ir Hi Fadel Muhammad, yang juga Wakil Ketua Umum Partai Golkar, terkait dengan adanya isu seleweran terkait titipan Istana, semua sudah clear & clean dalam pidato sambutan Pak Presiden.

Soal adanya transaksi uang dalam proses Munaslub itu tidak benar, mengingat sampai dengan sekarang sudah di lakukan klarifikasi lebih dari 100 laporan yang masuk dan di periksa satu persatu laporan tersebut, Bahkan beliau berpesan kepada semua team sukses dan calon ketua umum, agar menjalankan 3 prinsip yakni menghindari interaksi dengan pemegang suara, agar dalam dua hari ini jangan ada yang membuat sesuatu yang bisa diskualifait serta prinsip ke tiga, sudah melakukan pencoretan nama-nama panitia yang masuk di OC/SC atau penyelenggara yang juga bagian dari team sukses calon Ketua umum,” tambah Mantan Gubernur Provinsi Gorontalo ini.

Terkait dengan PD2DLT (Prestasi, Dedikasi, Loyalitas dan tidak tercela) sebagai syarat mutlak, beliau mengisyaratkan akan mengambil tindakan sesuai AD/ART Partai, Syarat tidak tercela, ukurannya di buktikan dengan terbitnya SKCK dari Kepolisian, atau tidak dalam menghadapi masalah,” tutup Fadel yang juga ketua Komite Etik pada Munaslub kali ini.

Masih di tempat yang sama, Wakil Sulut yang duduk Di DPR-RI  untuk Periode ke 2, Bung Aditya Moha, S.Ked, MM, mengatakan masalah tidak tercela itu sudah clear & clean di tingkatan SC, karena masuk dalam bakal syarat calon Ketua Umum, namun semuanya akan di kembalikan kepada pemilik suara, karena forum musyawarah yang akan menentukan.

Beliau lebih menekankan, kepada persolan Demokrasi yang sesungguhnya pada Munaslub kali ini di mana beliau mengatakan, alangkah baiknya proses tersebut di kembalikan kepada hak kadaulatan perseorangan, yang menganut prinsip bebas dan rahasia dalam memilih calon Ketua Umum nanti,” tutup ADM sapaan akrab beliau yang juga Putra mantan Bupati Bolaang mongondow dua Periode ini.

Di tempat terpisah juga, ketika sejumlah awak media bersua dengan Ketua Dewan Pertimbangan Partai Golkar yang juga mantan ketua Umum Partai Golkar, Bung Ir Akbar Tanjung, terkait PD2DLT, sama seperti apa yang di sampaikan Ketua Komite Etik, Fadel Muhammad dan ADM, di mana sanksi akan di berlakukan sesuai dengan AD/ART Partai Golkar.

Soal isu, TNI akan di tarik masuk kepengurusan Partai Golkar pasca Munaslub nanti, “sebaiknya tidak, Kecuali mereka yang sudah berkiprah pada posisi sipil dan utama memenuhi kriteria sejalan dengan ideologi Partai Golkar,” ujar Bang Akbar,sapaan akrab beliau.

Soal adanya Deklarasi Partai Golkar Berkarya, beliau kaget dengan isu deklarasi tersebut, Karena pada prinsipnya Partai Golkar yang ada saat ini, tetap berkarya dan kekaryaan untuk menjaga marwah partai ini,” Tutup mantan Petinggi Partai Golkar ini.

Peliput: Tim Media Online

langsung dari arena Munaslub PG di Nusa Dua Bali

Komentar Facebook

Komentar

Klinik Utama Kasih Fatimah

About Rian Thalib

Tinggalkan Komentar

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib diisi *

*