2 TSK pemerasan yang ditahan polisi
2 TSK pemerasan yang ditahan polisi

2 Oknum Wartawan Abal-Abal Ditangkap Polisi “Memeras Hingga Puluhan Juta”

LiputanBMR,Nasional-Abdul Gani (37) – warga Desa Pancakarya, Kecamatan Ajung, dan Mochamad Abdulah (36) – warga Kelurahan Slawu, Kecamatan Patrang, Kabupaten Jember, diamankan aparat kepolisiaan Polsek Sempolan, Sabtu (24/10/2015).

Keduanya tertangkap tangan usai melakukan aksi pemerasaan terhadap korban Wahyudi – warga Sumber Jati, Kecamatan Silo hingga mencapai Rp 30 juta.

Kedua tersangka melakukan aksi pemerasan kepada korban dengan modus mengaku sebagai oknum wartawan tabloid lokal, yang akan memberitakan persoalaan skandal korban dengan rekan wanitanya.

Kapolsek Sempolan AKP Suryadi Kadir mengatakan, kedua tersangka diamankan setelah polisi menerima laporan dari korban yang merasa telah diperas oleh dua orang yang mengaku berprofesi sebagai wartawan.

“Pemerasan ini dilakukan tersangka berawal dari foto korban yang berboncengan dengan pacarnya. Hasil foto tersebut ditunjukan kepada korban untuk menakut-nakuti. Kedua tersangka lantas meminta uang sebesar Rp 30 juta, dengan alasan akan dibagi keda lima teman yang lain agar tidak diberitakan,“ ungkap Suryadi, Sabtu (24/10/2015).

Merasa tidak memiliki uang sebesar yang dituntut kedua tersangka, korban akhirnya hanya memberikan uang sebesar 2 juta saja, dengan janji kekuranganya akan dibayar Senin depan. Namun, saat kedua tersangka keluar dari rumah korban, anggota kepolisian langsung menangkap keduanya.

“Keduanya langsung kita tangkap saat akan pulang dari rumah korban usai melakukan aksinya. Barang bukti yang kita amankan di antaranya uang tunai senilai Rp 2 juta milik korban, kartu pers dan lima unit ponsel,” terangnya.

Saat ini, kedua pelaku telah diamankan dan ditahan di Mapolsek Sempolan untuk mempertangungjawabkan perbuatan mereka.

“TSK terjerat pasal 368 KUHP ayat 1,Terancam kurungan selama 7 tahun Kurungan,” pungkasnya.

Sumber : rri.co.id

Komentar Facebook

Komentar

Klinik Utama Kasih Fatimah

About Windiarto

Tinggalkan Komentar

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib diisi *

*