Walikota Kotamobagu saat memasang lampu "Tuntul" di desa Tabang.

Walikota Kotamobagu “Monuntul” di Desa Tabang

LiputanBMR.com, Kotamobagu – Menyambut tradisi  “Monuntul” (Pemasanagan lampu botol), di bulan Ramadhan 1438 Hijriah, yakni tiga hari sebelum Idul Fitri, Walikota Kotamobagu, Ir. Hj. Tatong Bara, mengawali  pemasangan lampu “Tuntul” di desa Tabang, kecamatan Kotamobagu Selatan, Kota Kotamobagu, Rabu, (21/06/2017), sekira pukul 18:30 Wita.

Kegiatan Walikota bersama rombongan ini dilaksanakan untuk memantau sekaligus sebagai bentuk dukungan pemerintah kota (Pemkot) Kotamobagu dalam pelaksanaan tradisi Monuntul di bulan Ramadhan di setiap desa/kelurahan. Sama seperti bulan-bulan Ramadhan sebelumnya, kali ini pun Pemkot Kotamobagu kembali melombakan tradisi Monuntul dengan hadiah hingga puluhan juta rupiah.

Dalam sambutannya, Walikota Kotamobagu berterima kasih kepada pemerintah desa setempat yang turut berpartisipasi dalam kegiatan Tuntul kali ini, serta mengapresiasi  kreasi pemuda desa Tabang yang telah menghias tanah lapang dengan ribuan lampu botol.

“Terima kasih untuk masyarakat desa Tabang yang telah berperan aktif turut memeriahkan tradisi Monuntul kali ini, semoga kedepannya hati kita akan terang benderang seperti terangnya lampu-lampu yang kita pasang ini,” kata Walikota dalam sambutannya.

Sementara itu ketua pemuda desa Tabang, Herman Mokoagow, ST ketika diwawancarai, mengucapkan terima kasih telah memilih desa Tabang sebagai persinggahan pertama Walikota beserta rombongan untuk memasang lampu Tuntul.

“Terima kasih untuk pemkot Kotamobagu sudah singgah di desa Tabang untuk melakukan pemasangan Tuntul perdana, serta terima kasih juga untuk teman-teman pemuda yang telah bekerja bersama-sama menghias tanah lapang sesa Tabang dengan ribuan lampu,” ujar Herman.

Lampu “Tuntul” di Lapangan Olahraga desa Tabang

Terpantau, turut mendampingi Walikota, sejumlah kepala dinas, serta pejabat-pajabat di jajaran pemerintahan kota Kotamobagu. (EGo)

 

 

Komentar Facebook

Komentar

Klinik Utama Kasih Fatimah

About Samsul Bahri

Tinggalkan Komentar

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib diisi *

*