kopi

Polsek Metro Tanah Abang, Dalami Kasus Kematian Wanita Usai Ngopi

LiputanBMR.com, Nasional – Polsek Metro Tanah Abang, Jakarta Pusat, masih mendalami kasus meninggalnya seorang perempuan bernama Mirna usai meminum kopi di sebuah kedai kopi di pusat perbelanjaan Grand Indonesia pada Rabu, 6 Januari 2016.

“Laporan tersebut memang sudah masuk. Saat ini masih dalam pendalaman,” ucap petugas jaga Polsek Metro Tanah Abang, Aiptu Muhaimin, saat dihubung Liputan6.com, Kamis, (7/1/2016) malam.

Menurut Muhaimin, untuk melakukan pendalaman, polisi telah mengumpulkan barang bukti berupa kopi yang diminum oleh Mirna dan benda-benda yang dibawa olehnya sebelum ia dinyatakan tewas. Keterangan saksi-saksi dari pihak pengelola kedai kopi juga telah dimintai keterangan oleh polisi.

“Yang saat ini barang-barang yang saat ini ada berupa sisa kopi yang diminum sedang diperiksa, kemudian struk belanja, tas dan barang-barang yang ia bawa,” beber Muhaimin.

Adapun mengenai adanya dugaan bahwa ada racun dalam kopi yang diminum oleh Mirna, Kanit Reskrim Polsek Tanah Abang, AKP Mustakim enggan menanggapi pernyataan yang tersebar di media sosial itu. Ia mengaku hingga kini masih mendalami penyebab kematian Mirna dan enggan berkomentar apa pun.

“Enggak benar kalau kita sebut itu (meninggal karena keracunan). Saat ini kita belum ngasih keterangan apa pun, kita masih kerja dan belum berani menyimpulkan,” ujar Mustakim.

Kematian Mirna menarik perhatian para netizen. Dalam sebuah pesan yang beredar di media sosial, sebelum kematiannya, Mirna mampir ke sebuah kedai kopi di pusat perbelanjaan Grand Indonesia. Disebutkan bahwa kopi yang ia minum mempunyai rasa agak aneh seperti jamu.

Tak berapa lama setelah menyeruput kopi pukul 16.50 WIB tersebut, Mirna mengalami kejang-kejang, ia pun saat itu langsung dibawa ke Rumah Sakit Abdi Waluyo di kawasan Menteng, Jakarta Pusat. Setelah diperiksa, dokter menyatakan bahwa Mirna telah kehilangan nyawanya pada pukul 18.00 WIB di hari itu juga Rabu 6 Januari 2015.

Yang mengejutkan, muncul dugaan bahwa Mirna meninggal karena adanya zat racun yang masuk ke tubuhnya. Tidak dijelaskan lebih detail oleh si penulis racun apa yang masuk ke tubuh Mirna seperti yang dikatakan oleh polisi.

Dalam cerita yang ditulis dalam bahasa Inggris tersebut, Mirna baru saja menikah sebulan lalu. Doa dan harapan agar ia meninggal dengan tenang pun tampak mengalir dari para netizen.

 

Sumber : Liputan6.com

Komentar Facebook

Komentar

Klinik Utama Kasih Fatimah

About Windiarto

Tinggalkan Komentar

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib diisi *

*