Kepala DPPKAD Boltim Oskar Monoppo
Kepala DPPKAD Boltim Oskar Monoppo

Pemkab Boltim Salah Satu Daerah Tertinggi Realisasi APBD Sesulut

LiputanBMR, Boltim – Tingginya penyerapan anggaran di daerah Bolaang Mongondow Timur, hal ini tentunya prestasi yang membanggakan Pemerintah dan Rakyat Boltim, karena dari hasil rapat kordinasi pengelolaan keuangan daerah, kabupaten kota se Sulawesi Utara (Sulut) tentang penyusunan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD), laporan (APBD-P) pertangung jawaban serta evaluasi pertanggung jawaban APBD yang dilangsungkan pekan lalu, Boltim adalah yang tertingi realisasi APBD di Sulut.

Hal ini disampaikan Sekertaris Daerah (SEKDA) Boltim ir Hi Muhamad Assegaf, selasa (09/05) kemarin, dia menyatakan hal ini merupakan bukti hasil kerja sama atas kinerja SKPD yang berjalan maksimal dan sejalan dalam pambangunan daerah, dan ungkapan terima kasih serta apresiasi yang tinggi untuk semua satuan kerja karna sudah menjalankan tugas masing-masing dengan baik,” ujar sekda.

Sekda juga menambahkan, untuk tahun 2016 ini, Pemkab Boltim berharap akan meraih hal yang sama dalam penyerapan anggaran dan bisa meraih WTP terbaik sebagai mana prestasi pada tahun kemarin. Karena selama ini semua satuan kerja boltim selalu berupaya dalam menjalankan tugasnya dengan serius.

Secara terpisah, Kepala Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (DPPKAD) Boltim Oskar Manoppo membenarkan bahwa, penyerapan anggaran APBD tahun 2013-2015 mengalami peningkatan yang signifikan, dari hasil serapan anggaran tahun 2013 yang berjumlah Rp. 367.605,303 nilai presentasi serapanya sekitar 94,24% dan untuk APBD tahun 2014 dengan angka anggaran Rp. 413,790,686,630 pada nilai presentasinya sekitar 93,96%, sedangkan serapan anggaran tahun 2015 dengan jumlah apbd Rp. 510,925,182,95 jumlah 94,97% nilai presentassinya.” tutupnya.

Peliput: Mulyadi Sugeha

Redaktur: WiN

Komentar Facebook

Komentar

Klinik Utama Kasih Fatimah

About Rian Thalib

Tinggalkan Komentar

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib diisi *

*