Disdukcapil Boltim Terus Memacuh Sistem Validasi Kependudukan Lewat Program Berikut

LiputanBMR.com, Boltim – Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) tak hentinya terus memacuh keseriusan dalam administrasi kependudukan. Buktinya, melalui Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Boltim pemerintah menekan kebijakan punduduk dan catatan sipil lewat sosialisasi, (23/11).

Betempat di gedung rapat sekretariat Daerah, sosialisasi tersebut di buka oleh Bupati Boltim Sehan Landjar, dan dihadiri oleh Kepala Disdukcapil, perwakilan dari Disdukcapil Provinsi, Badan Pusat Statistik (BPS) Kotamobagu sebagai narasumber, SKPD Badan dan Bagian, para Camat dan seluruh Kepala Desa beserta Jajaran.

Sehan dalam sambutanya, menyampaikan betapa pentingnya sosialisasi yang menyangkut dengan kependudukan, “Saya menganggap sosialisasi ini begitu penting. karena, lewat acara ini, Kepala – kepala Desa dan Aparat Desa, dapat kami berikan masukan, petunjuk dan arahan tentang masalah Kependudukan,” ujarnya.

Menurutnya, secara Nasional data kependudukan yang ada di Boltim belum sempurna. “Sehingga itu, Kepala Dusun sebagai ujung tombak harus melakukan pendataan secara real. Sebab, masalah kependudukan sangat mempengaruhi dan merupak syarat sebagaiman program pemerintah,“ jelas Eang sapaan akrabnya.

Di tempat yang sama, Kepala Disdukcapil Rusmin Mokoagow, juga menegaskan kepada seluruh jajaran pemerintahan desa untuk dapat memaksimalkan pendataan kependudukan dengan teliti, “Saya berharap, hasil dari sosialisasi ini dapat dimanfaat dengan sebaik – baiknya, agar data yang kami kirimkan ke pusat nantin tidak ada kendala dan masalah,” tegas Rusmin.

Hasil pantauan media ini, pada kesempatan itu, narasumber dari perwakilan BPS Kotamobagu juga menjeleskan penangan kemiskinan dalam kependudukan dan secara detail tentang pemutakhiran data penduduk kepada para Kepala Dusun yang hadir. (Ryan)

Komentar Facebook

Komentar

KPUD Bolmut

About Windiarto

Tinggalkan Komentar

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib diisi *

*