Wakil Gubernur Steven Kandow Mengatakan P-BMR Masi Ada Kepala Daerah Yang Belum Ikhlas

Wakil Gubernur Steven Kandow Mengatakan P-BMR Masih Ada Kepala Daerah Yang Belum Ikhlas

LiputanBMR.com, Bolmut – Terkait Pemekaran Propinsi Bolaang Mongondow Raya (P-BMR), sampai saat ini belum ada kejelasan kapan P-BMR tersebut akan terwujud.

Hal ini, disampaikan oleh tokok Pemuda Bolaang Mongondow Utara (Bolmut) Fajri Bubohang mengatakan, seharusnya Pemerintah Propinsi Sulawesi Utara (Sulut) sudah dapat mewujudka keinginan masyarakat BMR.” Jagan sampai P-BMR hanya di jadikan kepentingan politik dan saat momen-moment ingin mencalonkan diri saja.” Pasalnya, P-BMR sudah lama dinantikan oleh masyarakat BMR menjadi sebuah propinsi, namun sampai saat ini sudah tidak ada kejelasan mengenai P-BMR dan hanya sebagai surga telinga semata,” Tegasa Fajri.

Sementara Wakil Gubernur Sulawesi Utara Drs, Steven Kandow saat di wawancarai oleh sejumblah media Kamis, (2/6) menagatakan, P-BMR masi terkendala tanpal batas, makanya sampai saat ini belum bisa terwujud P-BMR yang menjadi keinginan masyarakat untuk menjadi daerah otonom.” Sebab masi ada kepala daerah di BMR yang masi belum ikhlas mengenai pemekaran P-BMR tersebut.” Kalau pemerintah Sulut sangat mendukung aspirasi masyarakat BMR dalam mewujudkan P-BMR, namun masi terkendala dengan tanpal batas dan Kepala Daerah yang belum sepaham mengenai pemekaran P-BMR,” Jelasa Kandow.

Terpisah Wakil Ketua II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bolaang Mongondow Utara (Bolmut) Drs, Salim Bin Abdulah mengatakan, harus ada persamaan presepsi semua elemen baik semua kepala daerah yang ada di BMR dan para elit-elit politik dalam mewujudkan P-BMR tersebut, sebab pemekaran P-BMR sudah sejak lama menjadi keinginan masyarakat BMR.” Serta para presidium p-bmr juga harus melibatkan semua steg holder yang ada di BMR dan semua Masyarakat di BMR harus satukan presepsi untuk mewujudkan P-BMR tersebut,” Terang Salim (IRM)

Komentar Facebook

Komentar

Klinik Utama Kasih Fatimah

About Windiarto

Tinggalkan Komentar

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib diisi *

*