Korban Saat Mendapat Pertolongan pertama
Korban Saat Mendapat Pertolongan pertama

Siswa SMK Negeri 1 Kaidipang Tikam Sesama Pelajar

LiputanBMR, Bolmut – Aksi Kriminalisasi luar biasa di lingkungan sekolah yang sebelumnya tidak pernah terjadi , khususnya di kabupaten Bolaang Mongondow Utara dan yang sangat di Khawatirkan, siang tadi (15/10/2015)terjadi di sela-sela kegiatan belajar mengajar Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 1 kaidipang kecamatan kaidipang, kabupaten Bolaang Mongondow utara.

Informasi yang berhasil dihimpun oleh liputanbmr.com, kejadian tersebut melibatkan sesame pelajar yang menuntut ilmu di sekolah tersebut. Adalah Fikran Kamaru (16) harus menjadi korban penikaman teman satu sekolah yang berinisial FB Alias Eby (16).

Kejadian yang menghebohkan tersebut mirisnya terjadi saat kegiatan belajar mengajar sedang berlangsung. Menurut para saksi, kejadian berawal dari dendam yang di sebabkan pertikaian pemuda antar desa Pontak dan Desa Bigo pada rabu (14/10/2015). Sehingga berlanjut di lingkungan sekolah. Pemuda desa Bigo yang terlibat pertikaian dengan Pemuda Desa Pontak, datang melancarkan serangan terhadap Pemuda Desa Pontak yang bersekolah di SMK N 1 kaidipang. Kebetulan Fikran pada saat itu sedang berdiri di depan kelas, bersama rekan-rekannya secara tidak sengaja bersua dengan kelompok pemuda yang datang mencari pemuda yang di anggap sebagai lawannya. Fikran pun langsung di hujami tikaman oleh FB alias Eby di bagian kanan punggung dan sabetan badik di pinggang sebelah kiri setelah di keroyok oleh kolompok pemuda tersebut.

Karena tertekan, korban langsung melarikan diri dan mencari pertolongan terdekat. Fikran segera di larikan ke PKM Boroko Oleh Guru dan Siswa demi mendapatkan pertolongan pertama sebelum di rujuk ke RS Alisaboe Gorontalo karena mengalami pendarahan yang cukup parah.

Kapolsek urban Kaidipang Hil Adam, saat di konfirmasi terkait peristiwa tersebut, membenarkan jika memang telah terjadi penikaman di lokasi SMK N 1 kaidipang, dan pelaku akan di jerat dengan pasal 351 dengan Ancaman Hukuman mengacu pada UU perlindungan anak, karena pelaku masih tergolong di bawah umur.(Oct/Bp)

Komentar Facebook

Komentar

Klinik Utama Kasih Fatimah

About Windiarto

Tinggalkan Komentar

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib diisi *

*